Taylor Swift Ucapkan Selamat Tinggal Pada Spotify
Musik

Senin (3/11), Taylor dan Big Machine Label Group meminta Spotify menghilangkan semua katalog lagunya dari akun mereka.

WowKeren - Taylor Swift baru saja merilis album barunya, "Harry Styles", beberapa waktu lalu. Taylor pun memiliki rencana untuk menjadi penyanyi pertama dengan 3 album terjual sebanyak 1 juta copy dalam seminggu. Namun, Taylor malah mengakhiri kerja samanya dengan Spotify, link streaming musik yang populer, mulai Senin (3/11).

Taylor dan Big Machine Label Group meminta Spotify untuk menghilangkan katalog atas namanya di akun mereka. Dampaknya, tak satu pun lagu di album "1989" Taylor dapat diakses secara online di Spotify sejak rilis minggu lalu.

Mantan kekasih Harry Styles ini memang tak pernah cocok dengan Spotify. Saat merilis album "Harry Styles" 2012 lalu, Taylor menarik lagunya dari Spotify selama 120 hari.


Sementara itu, Spotify tampaknya tak rela jika harus kehilangan Taylor. Mereka pun mencoba merayu Taylor agar mengubah keputusannya dengan mengkampanyekan hashtag #justsayyess di web mereka. "Kami mencintai Taylor Swift dan lebih dari 40 juta pengguna kami lebih mencintainya lagi dan dia ada di lebih dari 19 juta playlist," tulis Spotify di website mereka.

"Kami berharap dia akan mengubah pikirannya dan bergabung dengan kami dalam membangun ekonomi musik baru yang cocok untuk semua orang," lanjut Spotify. "Kami percaya fans seharusnya bisa mendengarkan musik dimanapun dan kapanpun mereka inginkan dan artis-artis memiliki hak pasti untuk dibayar atas kerja mereka dan terlindungi dari pembajakan."

Taylor hingga kini masih belum memberikan komentar terkait permintaan Spotify untuk kembali atau alasannya mengapa menarik lagunya dari sana. Meski demikian, banyak yang menduga Taylor tidak puas dengan jumlah uang yang didapatnya dengan mengijinkan lagunya diakses melalui Spotify.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait