Astaga, Ada Kepiting Vampir di Pulau Jawa
Nasional

Kepiting tersebut pertama kali ditemukan di area tepian sungai di Pulau Jawa, Indonesia.

WowKeren - Pernah dengar Kepiting Vampir? Mungkin Anda akan membayangkan seekor kepiting dengan gigi-gigi yang tajam seperti vampir dan siap menghisap darah manusia. Tentu saja tidak, hewan yang satu ini justru berbeda dan tidak seseram namanya.

Vampir satu ini tidak akan menghisap darah Anda. Bahkan makhluk yang satu itu terlihat sangat lucu. Spesies tersebut memang sedang populer untuk dijadikan hewan peliharaan yang siap beraksi di akuarium Anda.

Hewan bernama latin Geosesarma dennerle dan Geosesarma hagen ini merupakan kepiting yang memiliki mata berwarna kuning. Kepiting tersebut pertama kali ditemukan di area tepian sungai di Pulau Jawa, Indonesia.


Rupanya asal usul pemberian nama Kepiting Vampir adalah karena warna tubuhnya yang berwarna cerah dan juga matanya yang berwarna kuning seperti vampir. Itulah mengapa hewan tersebut dinamakan Kepiting Vampir.

"Kepiting ini sangat spesial karena mereka ada di berbagai toko hewan selama sepuluh tahun ini," ujar ahli akuarium Christian Lukhaup dari Waiblingen, Jerman. "Namun, masih sedikit yang tahu dimana habitat asli hewan ini."

Selain itu, warna cerah di tubuh vampir yang satu ini ternyata memiliki fungsi yang vital. Pasalnya, mereka menggunakannya sebagai alat komunikasi kepada kepiting lain. "Ini merupakan sebuah tahap evolusi yang menarik. Bahkan ketika kita menemukannya di daerah lain, mereka mempunyai warna yang berbeda pula," imbuhnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!