Anggun mengungkapkan bahwa dirinya sangat tidak setuju dengan eksekusi mati yang akan diterapkan di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 April 2015 - 10:30 WIB
WowKeren - Vonis hukuman mati yang dijatuhkan oleh Kejaksaan Agung terhadap 10 orang pengguna narkoba beberapa waktu yang lalu memunculkan berbagai macam perdebatan. Ada yang mendukung eksekusi, namun tak sedikit pula yang menolak keras. Salah satunya termasuk Anggun.
Pelantun "Mimpi" tersebut bahkan sampai menulis surat terbuka untuk Presiden Jokowi melalui akun Facebook-nya. Anggun mengungkapkan bahwa dirinya sangat tak setuju dengan eksekusi mati yang dianggap terlalu keras.
Surat terbuka untuk Bapak Presiden Joko WidodoYang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo,Seperti yang mungkin bapak...
Posted by Anggun Cipta Sasmi on Wednesday, 22 April 2015
Namun, tulisan Anggun ini justru mendapat kritikan keras dari netter dengan berbagai alasan. Mengetahui dirinya menjadi bahan perbincangan, juri "Asia's Got Talent" tersebut pun tak tinggal diam. Ia membalas kritikan netter lewat Twitter-nya.
"Untuk yang tidak mengerti, 2 poin penting di surat terbuka saya adalah saya anti narkoba dan saya anti hukuman mati," tulisnya. "Jika anda tidak setuju percuma memaki saya karena anda tidak akan mengubah opini saya seagresif apapun serangan anda."
Tetap saja masih ada sindiran-sindiran dari netter yang ditujukan kepada Anggun. "Saya juga ingatkan bahwa seberapa hebatnya prestasi mbak Anggun, surat terbuka itu tak akan mengubah keputusan pak Jokowi," sindir seorang netter.
"Saya tidak sependapat, bagi saya kejahatan narkoba dan koruptor wajib dihukum mati. FB terpidana mati masih nekad jualan narkoba dari bui," tulis yang lain. "Terus menurut mbak, solusi terbaiknya apa dong untuk mengatasi masalah narkoba di Indonesia dan membuat jera pengedarnya?" imbuh netter lainnya.
(wk/)