Anggun mencoba untuk mengklarifikasi terkait dugaan yang menyebutkan jika dirinya terlalu membela para terpidana narkoba.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Mei 2015 - 08:57 WIB
WowKeren - Belum lama ini, Anggun telah menuliskan sebuah surat terbuka untuk Presiden Jokowi terkait putusan hukuman mati terpidana kasus narkoba. Diva pop tersebut mengungkapkan dirinya menolak keras eksekusi mati karena menganggap hukuman itu sangat tidak manusiawi dan kuno.
Karena tulisannya inilah, pemilik tembang "Mimpi" tersebut langsung dibanjiri kritikan tajam dari publik. Banyak yang menyebut jika Anggun terlalu membela para kriminal dengan alasan yang kurang masuk akal.
Untuk mengklarifikasi hal itu, Anggun pun kembali menuliskan surat terbuka lewat akun Facebooknya. Tulisannya tersebut ditujukan untuk para haters yang selama ini telah mencaci maki dirinya.
To the People of Indonesia.Belakangan ini ada kontroversi tentang opini saya mengenai hukuman mati yang kebanyakan...
Posted by Anggun Cipta Sasmi on Friday, 1 May 2015
Meski telah mencoba menjelaskan secara panjang lebar, namun masih ada netter yang tidak setuju dengan pendapat Anggun. Kebanyakan mereka membawa-bawa kasus TKI Indonesia yang dihukum mati di negara lain, namun tak ada sedikit pun pembelaan dari salah satu juri "Asia's Got Talent" tersebut.
"Maaf mbak, bagaimana dengan Bali bomber? Suara mbak kemana saat Amrozi cs dieksekusi?," sindir salah seorang netter. "Kebetulan Anggun sebagai duta PBB untuk HAM, mengapa tidak bereaksi keras ketika para TKI Indonesia dihukum mati? Mereka dihukum mati untuk sesuatu hal yg kadang untuk sekedar mempertahankan diri dr perlakuan majikannya," imbuh netter lainnya.