Deddy Corbuzier Bela Diri Dikritik Lebay Karena Tangkap Haters
Selebriti

Deddy memberikan penjelasan soal kronologis kejadian dan alasan setelah sejumlah netter justru tidak simpatik atas aksinya.

WowKeren - Deddy Corbuzier berhasil menemukan haters yang menantangnya di Instagram. Haters bernama Aril Erda itu kemudian meminta maaf setelah identitas, rumah dan sekolahnya berhasil diketahui oleh Deddy.

Sejauh ini, fans turut memberikan dukungan atas sikap tegas Deddy tersebut. "Bagusss om dedi , good job, besar hati dan lapang dada," kata seorang netter. "Semoga dengan langkah yang om dedy ambil bisa menyadarkan pengguna medsos agar lbh menjaga perilakunya agar bisa mikir 2 kali saat bertuturkata dan bertindak," harap fans lainnya.

Meski begitu, tak semua setuju. Mereka justru mempertanyakan kenapa mantan suami Kalina Oktarani itu repot-repot melayani tantangan Aril yang notabene masih muda. "Ya ampun terlalu lebay sih kalo cuman komentar gini dipermasalahin, lagian english dia buruk dan kayaknya bukan dari hati dia menghina, seharusnya orang2 atau haters yg memfitnah dan mencaci maki secara fisiklah yg harus dilaporkan, kalo gini gue gak respect malah kasian sama dia, kalo berpikir dewasa pasti ada jalan keluarnya," ujar nc696.


Menurut Deddy, ada 30 persen orang yang justru kurang memberikan support atas kerja kerasnya. Namun Deddy kembali menjelaskan alasannya membongkar identitas Aril tersebut.

"READ THIS before commenting: Setelah saya melakukan apa yang harusnya dilakukan saya mendapatkan 70 persen komen positif dan 30 persen komen negative.. That's actually good enough :) Dan kebanyakan yang 30 persen tidak tahu kronologisnya dan mencoba membandingkan atau menanyakan mengapa.. 1. Masih anak kecil kenapa harus dilayani? 2. F.A atau G.E kmrn juga menghina saya mengapa tidak saya usut sekalian? 3. Artis sih makanya polisi cepat kerjanya," kata Deddy. "Now let me answer "the noises" 1. Lulusan SMK (yes sudah lulus dan alumni) tdk lagi merupakan anak kecil tapi remaja penerus generasi. Definisikan anak kecil.. 2. Krn kronologi yang berbeda.. Mau hina saya? Silahkan. Mau adu mulut? Ayo.. Nantang saya untuk cari dia dan menantang polisi dengan mangatakan kami KAPITALIS? (Itu kronologi nya) then ill do it. 3. U wrong. I BRING HIM to the police."

"Mengapa ini menjadi begitu penting? Mudah... Bagaimana merubah sebuah akhlak dan cara berpikir postive sebuah bangsa? Dari generasi muda. Karena generasi inilah yang akan menjadi penerus kami. Mengajarkan orang tua tidak akan membuat perubahan. Tapi merubah pemuda dan pemudi cara berpikir mereka ke arah positif akan merubah generasi kemudian. Either U like it or not, ill do what i think is Right," ujarnya. "Satu anak kecil? No tidak kecil.. Satu org remaja.. Bisa berguna untuk apa? Sebatang rokok... Setengah hisap... Bisa menyebabkan kebakaran Hutan bila ditempatkan di tempat yang salah. This is not about one kid. This is about one Generation. To learn and to be better self."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait