Raja Arab Saudi, Salman, memberikan kompensasi mulai 500 ribu hingga 1 juta riyal untuk korban cedera maupun tewas karena kecelakan derek pekan lalu.
- Tim WowKeren
- Rabu, 16 September 2015 - 20:56 WIB
WowKeren - Tragedi menyedihkan yang terjadi pada Jumat (11/9) lalu masih menyelimuti keluarga korban tewas maupun korban luka. Raja Arab Saudi, Salman, telah memutuskan beberapa hal terkait kecelakaan yang menewaskan 111 nyawa tersebut.
Raja Salman memerintahkan para petinggi Saudi Binladin Group, kontraktor proyek perluasan Masjidil Haram, untuk meninggalkan Saudi hingga proses hukum selesai. Perintah ini muncul setelah penyelidikan awal menemukan perusahaan itu bertanggung jawab sebagian atas kecelakaan jatuhnya crane tersebut.
Perusahaan tersebut juga dilarang untuk ikut tender proyek apapun hingga prosedur hukumnya usai. Ini karena mereka dinilai lalai terkait aturan keselamatan pengoperasian crane. Komite penyelidikan menyimpulkan bahwa angin kencang dan pelanggaran standar keselamatan terkait posisi derek telah menjadi penyebab utama tragedi itu.
Di sisi lain, korban luka akan menerima santunan 500.000 riyal atau sekitar Rp 1,9 miliar. Sementara itu korban yang cacat permanen atau sudah meninggal keluarganya akan mendapat kompensasi sebesar satu juta riyal atau sekitar Rp 3,8 miliar.
Tak hanya itu, Raja Salman juga mengundang dua anggota keluarga dari anggota jemaah haji asing yang tewas untuk menjadi tamunya pada musim haji tahun 2016. Calon haji yang tidak bisa melanjutkan hajinya tahun ini karena cedera juga akan dibiayai untuk melakukan haji tahun depan.
Sementara ini, keluarga anggota jamaah haji yang masih dirawat sakit akan diberikan visa kunjungan khusus untuk mengurus korban. Visa tersebut bisa digunakan hingga korban yang dirawat bisa pulang ke rumah.
(wk/)