Insiden kriminalisasi yang dialaminya justru banjir pujian dan dukungan termasuk dari Presiden Barack Obama dan Mark Zuckerberg.
- Tim WowKeren
- Kamis, 17 September 2015 - 10:52 WIB
WowKeren - Peristiwa terorisme 11 September yang terjadi di Amerika Serikat pada 2001 silam nampaknya telah mengubah wajah Islam seutuhnya dalam pandangan masyarakat AS. Baru-baru ini, seorang bocah bernama Ahmed Mohammed ditangkap oleh pihak kepolisian Irving, Texas, karena dicurigai memiliki rakitan bom dalam tas sekolahnya.
Saat berangkat menuju sekolah di MacArthur High School, Ahmed membawa sebuah rakitan jam digital dalam tasnya yang akan ditunjukkan kepada gurunya. Sebelumnya, bocah berkecamata tersebut memang sangat menggemari pelajaran berbau sains seperti fisika dan matematika.
Namun saat sedang berada di sekolah, beberapa petugas kepolisian menghadang dan menangkapnya karena jam rakitan yang dibawanya diduga adalah rakitan bom. "Aku adalah orang yang membuat jam dan mendapatkan masalah karena hal itu," ujar Ahmed dalam konferensi persnya, Rabu (16/9).
Setelah mendapati bahwa tas milik bocah imigran asal Sudan ini adalah jam rakitan untuk tugas sekolah teknik terapan, pihak kepolisian pun membebaskannya. Sedangkan penangkapan Ahmed sendiri didasari oleh laporan salah satu gurunya yang curiga dengan alat rakitan yang ada dalam tas bocah itu.
Guru Bahasa Inggris tersebut mendengar ada bunyi alarm dalam jam rakitan Ahmed saat pelajaran dalam kelas sedang berlangsung. "Dia seperti berpikir, 'Itu telihat seperti bom', aku kemudian mengatakan padanya 'Ini tidak seperti bom untukku'," cerita Ahmed.
Namun, guru Bahasa Inggris tersebut masih tidak yakin dan melaporkan Ahmed ke kepala sekolah lalu memanggil pihak kepolisian. "Ini membuatku merasa seperti bukan manusia. Ini membuatku merasa seperti seorang kriminal," tambah Ahmed.
Sementara itu, insiden kriminalisasi yang dialami oleh bocah 14 tahun itu lantas membuatnya banjir dukungan dari para netter di dunia maya. Tagar #IStandWithAhmed mengalir deras untuk mendukungnya termasuk dukungan dari Presiden Barack Obama, politisi Hillary Clinton, hingga pendiri Facebook Mark Zuckerberg.
Dalam kicauannya di Twitter, Obama memuji jam buatan Ahmed dan juga mengundangnya untuk membawa jam rancangannya ke Gedung Putih. "Jam keren, Ahmed. Maukah kau membawanya ke Gedung Putih? Kami seharusnya menginspirasi banyak anak untuk menyukai sains sepertimu. Ini akan membuat AS hebat," tulis Obama dalam kicauannya.
Cool clock, Ahmed. Want to bring it to the White House? We should inspire more kids like you to like science. It's what makes America great.
— President Obama (@POTUS) September 16, 2015