Ledakan tersebut tentunya memicu kepanikan dan tampak asap membumbung dari kompleks kedutaan Rusia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 14 Oktober 2015 - 16:21 WIB
WowKeren - Kedutaan besar Rusia diketahui baru saja diserang oleh dua granat. Kendati tidak ada seorang pun yang terluka dalam serangan tersebut, wartawan BBC melaporkan ada sejumlah orang yang terluka. Ledakan tersebut tentunya memicu kepanikan dan tampak asap membumbung dari tempat itu.
Menteri Luar Negeri Rusia Segei Lavrov bahkan menggambarkannya sebagai sebuah serangan teroris. "Ini kemungkinan besar ditujukan untuk mengintimidasi para pendukung perang melawan teror dan mencegah mereka menang dalam perjuangan melawan kelompok ekstremis," katanya.
"Bersama dengan pemerintah Suriah, kami sekarang berusaha menyelidikinya," sambungnya. Sementara itu, ada dugaan bahwa pasukan Kurdi di Suriah Utara memaksa penduduk mengungsi dan merusak pemukiman sehingga bisa digolongkan sebagai kejahatan perang.
Pihak Amnesti mengatakan kalau pihaknya telah menemukan bukti-bukti tindakan pelanggaran yang mengkhawatirkan. Pelanggaran tersebut dilakukan oleh pasukan YPG di sejumlah kota dan desa di provinsi Hassakeh dan Raqqa.
(wk/)