Banyak yang protes karena menilai Taylor melanggar izin untuk syuting di habitat burung Dotterel yang langka.
- Tim WowKeren
- Kamis, 26 November 2015 - 17:39 WIB
WowKeren - Demi mengobati kerinduan penggemar, Taylor Swift sedang menyiapkan sebuah karya yang pastinya keren. Taylor bahkan memilih syuting di luar negeri untuk video klip barunya itu.
Namun, ternyata syuting MV terbaru Taylor ini sempat mengalami kendala. Berlokasi di Pantai Bethell, Auckland, New Zealand, banyak warga yang melayangkan protes lantaran Taylor dinilai melanggar izin.
Hal ini bermula dari para kru Taylor yang ternyata hanya diberi izin syuting mulai pukul 9:00 pagi hingga 17:00 sore waktu setempat. Menurut kesepakatan, hanya ada 2 kendaran yang boleh melintas di pantai. Namun, ternyata Taylor malah membawa lebih dari 2 mobil ke lokasi syuting.
Para warga pun langsung protes, mengingat lokasi tersebut merupakan habitat burung Dotterel yang tergolong langka. Banyak yang khawatir mobil-mobil yang masuk ke area itu akan merusak sarang Dotterel yang berkembang liar di sana.

"Sangat mengecewakan melihat begitu banyaknya kendaraan di parkir di sepanjang pantai dan dikemudikan di pantai," kata Ketua Waitakere Ranges Local Board, Sandra Coney, kepada Radio New Zealand. Tak mau publik salah sangka, pihak Taylor langsung mengeluarkan pernyataan resmi sekaligus meminta maaf.
"Kami, Cherokee Films syuting di Pantai Bethell pada 23 November. Kami memiliki izin dan sudah menyerahkan biaya untuk menyewanya," ujar kru Taylor. "Para kru sama sekali tak syuting dekat habitat itu. Juga tak ada burung Dotterel yang terganggu karena syuting kami."
Lebih lanjut, Cherokee Films memutuskan untuk berdonasi demi mendukung habitat burung langka itu. Cherokee Films pun berjanji akan menyelesaikan isu ini bersama Screen Auckland.
Sementara itu, Taylor Swift disebut-sebut terbang ke New Zealand untuk mempersiapkan video klip "Out of the Woods". Jika benar, maka "Out of the Woods" akan menjadi lagu keenam di album "1989" yang dibuat videonya.
(wk/)