Pangeran William mengundang tanda tanya publik Inggris karena menghadiri pernikahan Jecca Craig tanpa Kate Middleton.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Maret 2016 - 17:37 WIB
WowKeren - Sejumlah pria bertemu dengan wanita yang tak ia nikahi tapi tak pernah bisa dilupakan. Bagi Pangeran William, wanita itu mungkin adalah Jecca Craig. Jecca merupakan teman dekat Pangeran William sejak remaja. Penerus tahta Kerajaan Inggris itu bahkan sempat dikabarkan berpacaran dengan Jecca sebelum bertemu Kate Middleton.
Bahkan, banyak sumber mengatakan bahwa Jecca adalah cinta pertama Pangeran William. Baru-baru ini, kisah cinta lama Pangeran William dan Jecca kembali menjadi buah bibir media Inggris. Semua itu akibat keputusan mendadak Pangeran William untuk menghadiri pernikahan Jecca di Kenya.
Yang mengundang tanda tanya publik adalah Pangeran William tak mengajak Kate Middleton dalam perjalanannya ke Kenya ini. Banyak pihak yang mengkritik aksi Pangeran William ini karena dinilai tak pantas dilakukan bagi seorang ayah dua anak, bukan bujangan. Selain itu, perjalanan tersebut dilakukan saat perayaan Paskah dimana Ratu Elizabeth II berharap semua anggota keluarga bisa berkumpul bersama.
"Mungkin kepergiannya ke Kenya untuk menghadiri pernikahan itu sudah mendapat izin dari Kate. Tetapi itu bukanlah kelakukan yang pantas dilakukan oleh seorang pangeran yang telah menjadi ayah," ujar salah seorang sumber dari dalam istana. "Dia seperti masih bujangan saja, bukan ayah dari dua orang anak. Apalagi anak bungsunya masih berumur 10 bulan."
Banyak kalangan yang mengkritik keputusan Pangeran William ini karena dilakukan hanya beberapa minggu setelah berlibur bersama istri dan anak-anaknya. Akhir-akhir ini, media memang kerap mengkritik Pangeran William yang dinilai tak bisa memilih prioritas dalam hidupnya. Pangeran William dinilai kurang dalam menjalankan tugas-tugas istana serta pekerjaannya sebagai pilot helikopter penyelamat di Inggris.
"Ratu mengganggap perayaan Paskah sebagai hari penting. Dia ingin semua anggota keluarganya berkumpul dan melakukan jalan bersama dari Istana Windsor ke St George’s Chapel," ujar salah sumber dalam istana. "Bagaimanapun juga William itu suatu saat akan menjadi pimpinan masa depan di Inggris."
(wk/)