Temui Jokowi, Buwas Diperintahkan Usut Tuntas 'Curhatan' Freddy Budiman
Nasional

Presiden Joko Widodo menanggapi soal 'curhatan' Freddy Budiman yang diungkap oleh Haris Azhar.

WowKeren - "Curhatan" terpidana mati Freddy Budiman yang diungkap oleh Haris Azhar tengah hangat dibicarakan publik belakangan ini. Apalagi dalam tulisan tersebut dicantumkan jika bandar narkoba kelap kakap itu memberikan upeti senilai Rp 450 miliar pada BNN.

Kamis (4/8), Kepala Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso menemui Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan itu, ia juga membahas mengenai tulisan Haris Azhar tersebut.

Menanggapi laporan itu, Jokowi berpesan pada Buwas untuk mengusut tuntas pernyataan dari Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu. Ia juga memperingatkan agar BNN dan pihak lainnya tidak pilih kasih.


"Seperti tadi kata Presiden, Pak Buwas tidak boleh pilih kasih," ujar Budi Waseso menirukan kata Jokowi. "Tidak boleh ragu untuk menangani itu."

Lebih lanjut, Buwas sendiri mengaku jika pihaknya telah mendalami tulisan tersebut. Ia juga menyelidiki keterlibatan aparat seperti yang diungkap oleh Freddy Budiman dalam curhatannya.

"Semenjak awal pun berita itu sampai kepada saya, saya langsung memerintahkan staf saya di bawah pimpinan Irtama (Inspektorat Utama), saya membuat tim yang sampai hari ini juga bekerja," terang Buwas. "Ada yang kemungkinan ini menelisik ke anggota-anggota yang dimungkinkan pada saat itu bertugas, pada tahun, waktu yang disebut."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!