Para remaja di Suriah juga tak mau ketinggalan bermain Pokemon Go meski harus menantang bahaya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 06 Agustus 2016 - 17:47 WIB
WowKeren - Demam Pokemon Go tengah digandrungi hampir di seluruh dunia. Tidak terkecuali di negara konflik, Suriah. Banyak remaja terutama di Douma yang memainkan game ini dan mencari pokemon hingga ke berbagai tempat. Padahal kota ini masih dikuasai oleh pemberontak.
Namun, berburu pokemon di Suriah tampaknya bisa menjadi kegiatan yang berbahaya. Para remaja ini harus mencari pokemon di sekeliling kota hingga di puing-puing bangunan dan bisa saja runtuh kapan saja.
Tidak hanya itu, tantangan bermain pokemon go juga ditambah dengan konflik yang belum usai. Para remaja ini harus juga harus waspada dengan serangan yang tiba-tiba ataupun ledakan bom.
Seorang pemuda mengatakan jika memainkan permainan dari Niantic ini tidak mudah. Pasalnya terkadang pokemon muncul di tempat-tempat yang tak bisa dijangkau. Pokemon Go juga hanya bisa diakses melalui spesial proxy dan dengan koneksi internet yang tidak stabil.
"Terkadang sangat sulit menangkap pokemon karena mereka muncul di atap gedung yang hancur atau di luar perbatasan yang dijaga tentara," ujar remaja bernama Omair dilansir dari Daily Mail. "Inilah mungkin alasan mengapa permainan ini tak populer di Suriah.
Sementara itu, beberapa waktu lalu seniman menggunakan pokemon sebagai media untuk mencari simpati demi Suriah. Mereka mengambarkan karakter seperti pikachu atau squirtle tengah menangis di antara puing-puing dan anak-anak korban konflik.
(wk/)