Seorang ilmuwan asal Iran, Shahram Amiri dihukum mati usai diduga membocorkan rahasia negara ke CIA.
- Tim WowKeren
- Senin, 08 Agustus 2016 - 13:42 WIB
WowKeren - Pemerintah Iran baru-baru ini membuat keputusan yang mengejutkan dengan mengeksekusi ilmuwan nuklir, Shahram Amiri. Pria ini ini dihukum mati karena diduga menjadi mata-mata untuk Amerika Serikat dan membocorkan rahasia Iran.
"Shahram Amiri dihukum gantung karena telang membocorkan rahasia penting negara kepada musuh (Amerika Serikat)," ujar juru bicara Gholamhossein Mohseni Ejeie. Ibu Shahram sebelumnya juga sempat mengatakan jika pihak keluarga telah menerima jenazah sang putra dengan bekas tali di lehernya.
Shahram sendiri diketahui sempat menghilang saat akan beribadah haji ke Mekkah pada 2009 silam. Pada saat itu, ia mengaku diculik dengan cara memasukkan obat di makanannya saat berada di pesawat.
Ia ditekan secara psikologis untuk membeberkan rahasia negara, namun tidak melakukannya. Namun, ia berhasil kembali ke Tehran, Iran pada 2010 disambut istri dan anaknya serta disanjung layaknya seorang pahlawan.
Namun, baru-baru ini ia dituding telah membocorkan rahasia ke pihak Amerika Serikat dan CIA. Saat diinterogasi ia mengaku telah diancam dan dipaksa.
Namun, pemerintah Iran sendiri tidak percaya dan menduga jika Shahram telah menukarnya dengan uang USD 5 juta atau setara dengan Rp 65,6 miliar. Apalagi pihak AS sempat memberikan pernyataan jika mereka telah membayar ilmuwan tersebut.
(wk/)