Sandera kelompok militan Abu Sayyaf berusaha untuk melarikan diri.
- Tim WowKeren
- Kamis, 18 Agustus 2016 - 10:26 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, pasukan teroris Abu Sayyaf kembali menculik sejumlah WNI. Mereka juga meminta tebusan dan mengancam akan memenggal kepala para sandera jika tidak segera dipenuhi.
Meski begitu, pemerintah RI tampaknya masih enggan memberikan tebusan. Hal tersebut tentunya membuat sandera merasa cemas. Merasa nasibnya tengah dipertaruhkan, salah satu tawanan, Muhammad Sofyan memberanikan diri untuk kabur.
Pria berusaha 28 tahun itu nekat kabur dan menceburkan diri ke laut di malam hari. Ia sekuat tenaga berenang hingga akhirnya ditemukan di dekat pantai oleh penduduk Pulau Jolo.
Juru bicara militer Filipina, Mayor Filemon Tan mengatakan Sofyan memutuskan kabur saat mendengar jika tawanan akan dieksekusi. Meski begitu, hingga saat ini belum diketahui kondisi WNI lainnya.
"Kami tidak mengetahui kondisi tawanan lain," ujar Tan. "Tetapi pasukan telah dikerahkan untuk mencari dan menyelamatkan sandera."
Kelompok Abu Sayyaf diketahui menculik enam WNI di perairan Filipina sejak 23 Juni lalu. Selain Sofyan kabarnya ada satu sandera lain yang berhasil kabur. Ia adalah pemimpin kapal Tugboat Charles, Ismail dan ditemukan di Kota Luuk, Sulu.
(wk/)