Begini detik-detik menegangkan dari upaya polisi membebaskan sandera.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 03 September 2016 - 17:28 WIB
WowKeren - Sabtu (3/9), sebuah perampokan dan penyanderaan mencekam terjadi di sebuah rumah kawasan Bukit Hijau IX, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Penyanderaan ini diketahui warga setelah mendengar teriakan dari dalam rumah Asep Sulaiman sekitar pukul 05:30 WIB.
"Saya mendengar teriak-teriak. Teriakan perempuan dua orang. Rumahnya tertutup," ungkap seorang tetangga bernama Sidiq. Kemudian, seorang pembantu berhasil kabur dari dalam rumah setelah disuruh membuat mi instan oleh pelaku. Dari keterangan pembantu, diketahui bahwa ada dua orang bersenjata api yang menyandera pemilik rumah dan keluarganya.
Mendengar Informasi tersebut, warga langsung melaporkan insiden ini ke Polsek Kebayoran lama. Polisi yang datang langsung mengepung rumah tersebut dari segala penjuru. "Kalian saya minta untuk menyerah dan melempar handuk keluar," ungkap salah seorang anggota polisi.
Setelah 9 jam penyanderaan, akhirnya polisi memutuskan untuk menerobos ke dalam rumah untuk menyelamatkan tiga orang sandera. Diantaranya yaitu istri Asep, anak dan seorang pembantu lainnya. Sementara Asep dibebaskan kemudian. Kondisi korban baik-baik saja dan hanya menderita sedikit lecet.
Dari penyergapan itu akhrinya polisi berhasil meringkus dua orang pelaku. Salah seorang pelaku memakai penutup kepala, sementara yang lainnya terlihat terluka di bagian pelipis. Keduanya kemudian dibawa ke dalam dua mobil polisi yang berbeda.
(wk/)