Sidang Perdana Kasus Pemukulan, AS Minta Maaf dan Cium Tangan Guru Dasrul
Nasional

Begini kelanjutan kasus pemukulan guru Dasrul yang dilakukan siswa AS dan ayahnya.

WowKeren - Beberapa waktu lalu kasus yang menimpa guru Dasrul menjadi sorotan publik. Guru SMKN 2 Makassar ini dipukul oleh ayah dan muridnya yang berinisial AS. Akibat kejadian itu, Dasrul mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Selasa (6/9), sidang perdana kasus ini digelar di Pengadilan Negeri Makassar. Namun, guru Dasrul dan pelaku menginginkan jalur diversi. Dengan begitu AS tidak perlu lagi menjalani sidang.

Dalam kesempatan itu, murid AS juga menemui gurunya dan mencium tangan Dasrul. Ia mengaku menyesal dan meminta maaf atas perbuatannya yang tidak terpuji.


"Pak Dasrul dengan kebesaran jiwanya telah memaafkan AS, kedua pihak telah menempuh jalan damai, dengan demikian sidang lanjutan pada AS tidak ada lagi, kami berterimakasih dan memohon maaf pada Pak Dasrul dan keluarganya," ujar pengacara AS, Gafur.

Meski AS tak perlu menjalani persidangan, jalur Diversi ini belum berlaku untuk ayahnya, Ahmad Adnan. "Kasus pemukulan yang dilakukan ayah AS, tetap lanjut dan akan disidangkan nanti," ujar pengacara guru Dasrul, Aziz Pangeran.

Kasus yang menimpa guru Dasrul ini berawal saat dirinya menegur AS lantaran tak mengerjakan PR. AS yang tak terima langsung mengadu pada ayahnya. Mendengar itu Ahmad Adnan yang mengamuk langsung mendatangi sekolah dan memukul Dasrul.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!