Presiden Filipina, Rodrigo Duterte kembali meluapkan kemarahannya untuk Amerika Serikat.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 10 September 2016 - 13:19 WIB
WowKeren - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte baru saja melakukan kunjungannya ke Indonesia. Ia berada di Tanah Air pada 8-9 September. Selama berada di Indonesia, Duterte melakukan sejumlah kegiatan termasuk blusukan dengan Presiden RI, Joko Widodo.
Tidak hanya itu, Duterte juga sempat bertemu dengan komunitas Filipina di Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Duterte lagi-lagi mengeluarkan kritikannya untuk Amerika Serikat, termasuk pada Departemen Luar Negerinya.
"Warga-warga Amerika ini mereka bisa memutar cerita, mereka selalu menggunakan predikatnya. Ini sangat buruk didengar," ujar Duterte dilansir dari Liputan 6. "Mereka yang ada di Departemen Luar Negeri AS itu cuma sekumpulan orang bodoh yang berkumpul bersama-sama."
Bahkan, Duterte juga sempat menyebut jika AS bertanggung jawab pada masal di Mindano pada awal era 1900-an. "Ini adalah hak asasi manusia. Tapi apa yang mereka (AS) telah lakukan? Jangan pernah beri tahu saya ada air di bawah jembatan. Saya menunggu respons Obama, tapi dia tak pernah merespons," imbuhnya.
Tidak cukup sampai disitu, Duterte juga melontarkan kata kasar untuk Sekjen PBB Ban Ki-moon usai dikritik soal perang narkoba di Filipina dan menewaskan ribuan orang. "Saya berkata pada diri saya, Anda cuma orang bodoh lainnya. Saya tidak peduli. Saya Presiden Filipina, bukan republik komunitas internasional," pungkas Duterte dilansir dari AFP.
Sementara itu, ini bukan kali pertamanya Duterte melontarkan kata kasar untuk pemimpin dunia. Sebelumnya ia bahkan menyebut Presiden AS, Barack Obama "anak pelacur".
(wk/)