Dianggap Meresahkan, Menkominfo Ajukan Pemblokiran Aplikasi LGBT ke Google
Nasional

Ini alasan pihak Menkominfo mengajukan pemblokiran sejumlah aplikasi LGBT.

WowKeren - Keberadaan Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) di Indonesia memang kerap menuai polemik di Indonesia. Tidak sedikit kalangan yang merasa resah lantaran banyak postingan ataupun aplikasi yang seolah mengkampanyekan gaya hidup LGBT ini.

Beberapa waktu yang lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabarnya berupaya memblokir 18 aplikasi LGBT di Indonesia. Bahkan Menkominfo Rudiantara mengatakan jika pihaknya itu telah mengajukan pemblokiran itu ke Google.

"Sudah kita minta blok ke Google. Saya lup, tapi saya dikasih tahu mulai kemarin sudah dimintakan ke Google untuk memblokir," ujar Rudiantara. "Ada beberapa aplikasi ataupun konten-konten yang mempromosikan gaya hidup LGBT untuk di-take down."


Lebih lanjut, Rudiantara menjelaskan jika mempromosikan gaya hidup LGBT bertentangan dengan norma di Indonesia. Karena itulah sejumlah aplikasi tersebut harus dihalangi.

"Kalau orang terlahir mempunyai kelainan, terlahir laki-laki tetapi mempunyai, katakan lah, jiwanya wanita, itu hak asasi manusia yang harus kita lindungi. Tapi mempromosikan untuk mengikuti gaya hidup mereka, jelas bertentangan dengan norma agama, norma psikologis, kesehatan dan sebagainya," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!