Humas Mabes Polri mengungkap alasan dibalik pencopotan dan mutasi Kombes Krishna Murti.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 September 2016 - 07:41 WIB
WowKeren - Komisaris Besar Krishna Murti tertimpa isu tidak sedap. Polisi yang terkenal sejak peristiwa bom Thamrin ini dikabarkan melakukan tindak penganiayaan pada beberapa wanita. Tidak hanya itu, belakangan beredar video seorang bocah yang memanggil Krishna Murti dengan sebutan "papa".
Akibat kabar tersebut, Krishna Murti diperiksa oleh Propam. Tidak hanya itu, ia juga dicopot dari jabatannya sebagai Wakapolda Lampung dan dimutasi sebagai Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas) Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri.
Kabar tersebut juga telah dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar. Keputusan mutasi Kombes Krishna Murti itu tertuang dalam surat telegram rahasia Kapolri Nomor ST/2335/IIX/2016 tertanggal 23 September 2016.
Banyak yang menduga pencopotan dan mutasi Kombes Krishna Murti ini memang berkaitan dengan isu yang menimpa dirinya. Meski begitu, Irjen Pol Boy Rafli telah membantahnya. "Yang bersangkutan dimutasi ke Hubinter untuk mendukung acara sidang umum Interpol di Bali," ujar Boy dilansir dari Kompas.
Sementara itu, kabar penganiayaan itu mencuat setelah beredar foto dua wanita dengan wajah lebam di media sosial. Foto-foto itu diklaim sebagai korban Krishna Murti dan langsung menyebar dengan cepat.
(wk/)