Simak penuturan salah satu mantan pengikut Dimas Kanjeng yang penah menerima ancaman tersebut di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Oktober 2016 - 08:58 WIB
WowKeren - Walau saat ini Dimas Kanjeng Taat Pribadi tengah meringkuk di sel tahanan, tapi para pengikut setianya masih bebas berkeliaran. Jumlah pengikut pun mengalami penurunan drastis, tapi pengikut setia Dimas Kanjeng tetap bertahan. Mereka bahkan dikabarkan sempat melakukan ancaman kepada beberapa mantan pengikut Dimas Kanjeng.
Salah satunya adalah Suparman, warta Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Kepada CNN, Suparman mengaku pernah bergabung dengan kelompok Taat Pribadi antara tahun 2009 hingga 2013. Selama itu, menurut Suparman, Taat Pribadi merekrut ribuan pengikut dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan ada pengikut yang datang dari Kepulauan Riau.
Suparman mengaku baru sadar Taat Pribadi melakukan penipuan ketika uang setoran yang berjumlah lebih dari Rp 5 miliar tidak kunjung kembali padanya. Ia hanya menerima janji-janji yang tidak menjadi kenyataan.
Suparman pun melaporkan Taat Pribadi ke polisi pada tahun lalu. Tetapi tak lama setelah itu, adik Suparman, Amrul, diancam akan diculik dan dibunuh oleh pengikut Kanjeng Dimas.
"Yang pokok sebenarnya Amrul Hasan itu yang mau diculik. Kalau saya karena kakaknya, mungkin. Sempat ada musyarawah di Madiun, gerombolannya Priyambodo. Saya dibawah tim Sultan," kata Suparman.
(wk/)