Siap-Siap, Hujan Meteor Orionid Bakal 'Guyur' Wilayah Indonesia
Nasional

Kapan hujan meteor Orionid akan mengguyur langit Indonesia?

WowKeren - Salah satu peristiwa antariksa tahunan yang menarik adalah hujan meteor. Tahun ini, hujan meteor akan kembali berlangsung. Pada saat itu langit akan dipenuhi oleh meteor Orinoid. Menariknya, fenomena ini bisa disaksikan di seluruh kawasan Indonesia.

Menurut Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, puncak hujan meteor Orionid akan berlangsung pada 20-21 Oktober. Penduduk Indonesia dapat turut menyaksikan fenomena tersebut pada Sabtu (22/10) dini hari.

"Tadi malam bulan sangat dekat dengan Orion. Dini hari nanti malam (22/10) Indonesia berpeluang mengamati hujan meteor Orinoid," terang Thomas. "Semua daerah Indonesia bisa melihat."


Hujan meteor Orinoid ini ternyata bisa disaksikan secara kasat mata. Namun ada beberapa kondisi agar peristiwa tersebut dapat diamati dengan jelas. Syarat tersebut yaitu, cuaca harus cerah, tak banyak polusi cahaya dan medan pandang tidak terhalang.

Meteor Orinoid sering disebut sebagai "warisan" Halley karena terbentuk dari kumpulan debu dan batu-batu komet tersebut. Sayangnya, meteor Orionid memiliki pancaran cahaya yang agak redup. Oleh karena itu, pengamatan meteor Orinoid harus dilakukan di daerah yang jauh dari perkotaan.

Kendati hujan meteor Orionid dapat diamati, tim peneliti Amerika Serikat menyebut akan ada beberapa halangan karena posisi bulan. Saat hujan meteor berlangsung, bulan mengalami fase waning gibbous moon. Kondisi ini menyebabkan bulan berada pada fase setengah wujudnya terkena cahaya matahari. Hal tersebut menyebabkan langit lebih terang karena cahaya pantulan bulan. Akibatnya, hujan meteor Orinoid susah terlihat karena cahayanya lebih redup dari langit.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait