Ini hal yang membuat dosen Unimal meradang hingga memutuskan melaporkan mahasiswanya ke polisi.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Oktober 2016 - 12:58 WIB
WowKeren - Kasus yang menimpa Nanda Feriani tengah menjadi pembicaraan publik. Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe ini dilaporkan ke polisi oleh dosennya sendiri dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik.
Kejadian ini bermula saat Nanda menuliskan curhatannya di media sosial setelah gagal yudisium. Postingan berjudul "Sepucuk Surat untuk Ibu Lulusan Jerman langsung menuai beragam komentar dari publik.
Menanggapi kasus tersebut, Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi Unimal, Dwi Fitri angkat bicara. Meski tak disebutkan siapa dosen yang dimaksud, Dwi mengklaim ia itu adalah dirinya.
"Bagaimana saya tidak berang, dia membuat surat terbuka itu ditujukan kepada ibu lulusan Jerman. Dan di Unimal hanya dua dosen yang lulusan Jerman. Selain saya, ada dosen laki-laki satu lagi," terang Dwi dilansir dari Okezone.
Dwi mengatakan jika tulisan Nanda itu membuatnya sakit hati. Apalagi mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi itu sempat mempertanyakan kualitas moral dan kata-kata primitif.
"Saya heran kenapa Nanda mengulang lagi kata-kata yudisium itu. Padahal tidak ada sangkut pautnya dengan kampus. Ini ranah pribadi. Dia kan sudah yudisium di tanggal 28 September, nah saya lapor pada tanggal 6 Oktober. Ini kan sudah ranah pribadi," imbuhnya.
Sementara itu, Nanda dan Dwi kabarnya sempat melakukan mediasi namun tidak berhasil. Mahasiswi itu disebut-sebut juga pernah membuat surat dengan setangkai mawar namun tidak membuat dosennya luluh.
Dwi sendiri menuntut mahasiswanya itu untuk meminta maaf di media massa selama beberapa hari. Namun hal itu tidak bisa dipenuhi Nanda lantaran tak memiliki uang.
Saat ini kasus ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian. banyak pihak yang menyayangkan kejadian ini dan berharap bisa diselesaikan dengan damai.
(wk/)