Tak Biasa, Ledakan Pizza Hut Delivery Bekasi Disorot Publik
Nasional

Simak detil ledakan yang terjadi di Pizaa Hut Delivery kawasan Jatimelati, Bekasi di bawah ini.

WowKeren - Outlet Pizza Hut Delivery (PHD) di kawasan Jatimelati, Kota Bekasi, Jawa Barat, meledak hingga merusak bangunan dalam radius 200 meter. Ledakan diduga berasal dari tabung gas 50 kilogram dari dalam outlet. Namun insiden ledakan PHD ini langsung menjadi pusat pemberitaan publik karena beberapa hal.

Sorotan publik pertama mengarah kepada tanggungjawab pihak manajemen atas permintaan keluarga korban ledakan. Salah satunya adalah Afrizal (14) yang keluarganya membutuhkan biaya tak sedikit untuk mengoperasi bagian kepala.

Kakak kandung korban, Edi Novendra, mengatakan adiknya menderita luka robek di kepala sedalam 8 cm dan harus operasi yang membutuhkan biaya tak sedikit. Afrizal sempat dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Bekasi Timur. Namun, karena di RS tersebut tak bisa menggunakan BPJS akhirnya dirujuk ke RS Polri.


Sementara itu, manajemen PHD menyatakan pemakaian tabung elpiji 50 kg telah sesuai dengan prosedur. Mereka pun belum dapat memastikan penyebab meledaknya tabung gas karena masih menunggu hasil penyelidikan. "PHD juga mempunyai sensor gas yang memberitahu jika ada kebocoran. Standar operasional kami ada empat tabung gas 50 kilogram, dua di antaranya kosong," kata Kamaludin selaku Manager Operasional PHD.

Ledakan PHD ini juga menarik perhatian ahli kimia dari Universitas Indonesia (UI), Budiawan. Menurut Budiawan, jika penyebab ledakan karena bocornya tabung gas, maka seharusnya sudah bisa tercium bau sulfur yang dikeluarkan dari tabung. Hanya saja apakah hal itu disadari atau tidak oleh penggunanya.

"Ini sebagai indikator bau silfur jika terjadi kebocoran gas tersebut," kata Budiawan, Minggu, 23 Oktober. "Karena sifatnya yang sensitif, lanjut Budiawan, maka perlakuan terhadap gas ini pun harus hati-hati."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait