Begini tanggapan SBY soal rumah pemberian negara hingga isu harta kekayaannya yang kabarnya mencapai Rp 9 T.
- Tim WowKeren
- Rabu, 02 November 2016 - 13:38 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima rumah yang diberikan untuk negara. Namun, pemberian itu langsung menjadi sorotan lantaran disebut-sebut berharga sangat fantastis. Bahkan, luas bangunan itu dikabarkan mencapai 5000 meter persegi.
Menanggapi hal tersebut, SBY akhirnya angkat bicara. Dalam jumpa pers baru-baru ini, ia menjelaskan jika bukan hanya dirinya saja yang diberi rumah. "Undang-Undang itu sudah ada sejak tahun 1978, bukan dibikin oleh SBY. Untuk mantan presiden dan wapres diberikan sebuah kediaman yang layak dengan perlengkapannya. All former president and all former vice president," terangnya.
Tak hanya itu, SBY juga mengklarifikasi soal kabar rumahnya memiliki luas hingga 5000 meter persegi. "Dulu tidak ada aturannya, 2014 kita atur. Luas tanahnya maksimal 1.500 meter persegi. Dan yang diberikan oleh negara (kepada SBY) kurang dari 1.500 meter persegi. Bagaimana 5 ribu meter persegi?" ujar SBY.
Dalam kesempatan itu, SBY Juga sempat berbicara mengenai isu jika harta kekayaannya mencapai Rp 9 triliun. "Harta Rp 9 triliun. Naudzubillahimindzalik! Kalau benar saya harusnya masuk 100 orang terkaya Globe Asia. Ada yang tertawa ada yang tak ketawa katanya berita Rp 9 T ini pertama disiarkan di televisi," ujar SBY.
SBY menambahkan jika isu tersebut merupakan fitnah yang keji. Apalagi hal tersebut sampai tersebar di media sosial hingga dibuat meme dan juga bahan perbincangan netter.
"Terhadap fitnah yang keji, kalau saya punya kekuasaan era sekarang ini, barangkali yang menyebarkan fitnah itu sudah ketakutan, barangkali Bareskrim bisa ketemu (pelakunya)," pungkasnya.
(wk/)