Simak curhatan Sri Mulyani saat menjabat Menteri Keuangan Indonesia di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Rabu, 02 November 2016 - 15:31 WIB
WowKeren - Menjadi Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tentang perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah cerita Sri Mulyani saat mengawal keuangan negara tanpa memiliki lembaga yang mencatat kekayaan negara. Baru 10 tahun lalu dibentuklah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
"Saya merasakan ada perasaan berkecamuk karena 10 tahun lalu saya Menteri Keuangannya. Seperti kembali lagi ke masa lalu. Saya ingat betul menit demi menit, jam demi jam, bulan demi bulan. Bagaimana kita ingin membangun kekayaan negara," kata Sri Mulyani di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 2 November.
Menurut Sri Muyani, saat itu Indonesia belum memiliki neraca keuangan dan kekayaan negara yang tercatat padahal aset negara banyak. Oleh karena itu, banyak aset negara yang pindah tangan atau digunakan pihak yang tidak dikenal. "Bayangkan saya jadi Menteri Keuangan, 10 tahun lalu tidak punya neraca Keuangan dan kekayaan negara. Tapi bagaimana kalau tidak ada neracanya. Bisa kemana kekayaan negara ini," jelasnya.
"Banyak, istana negara tidak masuk ke buku. Asetnya kalau kita lihat title-nya belum ada padahal simbol dari pimpinan negara Republik Indonesia," pungkasnya. "Kami paham waktu kami mengelola kekayaan negara adalah perjalanan panjang. Maka langkah pertama dulu membangun neraca yang kredibel. Maka pada awal kami bangun neraca pasti disclaimer tidak apa-apa. Karena untuk menyelesaikan solusi kita harus tahu masalahnya dulu."
(wk/)