Begini komentar Ahok terkait demo besar-besar 4 November lalu yang menyerukan penangkapan dirinya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 17 November 2016 - 16:34 WIB
WowKeren - Rabu (16/11), Ahok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama. Seperti diketahui, pemilik nama asli Basuki Tjahaja Purnama ini menuai kontroversi hingga dilaporkan ke polisi lantaran mengutip salah satu surat Al Quran dalam pidatonya beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ribuan anggota ormas Islam bahkan menggelar demo pada 4 November lalu untuk menuntut Ahok ditangkap. Dalam wawancaranya baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta non aktif ini juga sempat mengomentari mengenai demo tersebut.
Ahok menduga jika demo besar-besaran tersebut tidak hanya soal agama, namun juga bermotif politik. Bahkan, menurut cagub DKI ini para pendemo mendapat bayaran Rp 500 ribu.
"Ini tidak mudah, kalian mengirim lebih dari 100 ribu orang, sebagian besar dari mereka, jika kalian melihat berita, mereka mengaku mendapat uang, Rp 500 ribu," ujar Ahok dalam wawancaranya dengan Abc.net.au. Meski begitu, Ahok enggan mengungkap pihak-pihak yang kemungkinan membayar massa.
Menurut Ahok, permasalahan yang kini dihadapinya ini merupakan hasil dari tindakannya memerangi korupsi. "Saya percaya ini adalah status quo, para koruptor menyerang balik saya karena saya mengurangi banyak korupsi di kota ini," imbuhnya.
Sementara itu terkait kasus hukumnya, Ahok mengatakan jika ia ingin segera maju ke pengadilan. Dengan begitu ia bisa membuktikan jika tuduhan yang menjeratnya bermotif politik.
(wk/)