Rachmawati Soekarno kecewa dengan perlakuan yang diterimanya dari pihak kepolisian.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 Desember 2016 - 15:57 WIB
WowKeren - Kepolisian baru-baru ini mengungkap jika pihaknya menangkap 10 orang termasuk putri Presiden Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri. Mereka diamankan lantaran dituding terlibat dalam dugaan makar.
Selama ditahan di Markas Komando Brigade Mobile (Brimob), Rachmawati memang sempat mengeluhkan sakit. Tensi darahnya disebutkan mencapai 230/110.
Namun, juru bicaranya Teguh Santosa mengatakan jika putri Sang Proklamator ini justru tidak diizinkan untuk menghubungi dokter pribadinya. Ia bahkan belum makan dari pagi.
"Ini melanggar HAM (hak asasi manusia)," ujarnya. "Katanya dari pagi belum makan, baru minta bubur ayam, dan baru mau dimakan katanya."
Teguh menuturkan jika Rachmawati sangat kecewa dengan perlakuan yang diterimanya. Ia mengaku belum pernah diperlakukan dengan buruk seperti ini selama masa Orde baru.
"Sebagai anak Proklamator kok diperlakukan seperti ini? Selama Orde Baru belum pernah saya dibeginikan," ujar Teguh menirukan ucapan Rachmawati.
Sementara itu, Rachmawati sendiri ditangkap pada pagi hari. Selain dirinya, sejumlah tokoh lain juga ikut diamankan. Antara lain ada Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Ahmad Dhani Prasetyo, Sri Bintang Pamungkas dan lain-lain.
(wk/)