Dilaporkan Soal 'Pahlawan Kafir', Ini Tanggapan Dwi Estiningsih
Nasional

Dwi Estiningsih buka suara terkait postingan 'pahlawan kafir' yang menuai kontroversi di media sosial.

WowKeren - Dwi Estiningsih menjadi bulan-bulanan di media sosial usai membuat postingan terkait Pahlawan Nasional di rupiah baru. Muslimah Kader PKS ini menyebut lima diantara 11 mereka adalah "pahlawan kafir".

Mengetahui tulisan itu, Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) merasa tidak terima. Mereka kemudian melaporkan Dwi ke pihak kepolisian dengan UU ITE.

Menanggapi hal tersebut, Dwi sendiri mengaku baru mengetahuinya. "Belum ada (belum menyiapkan kuasa hukum). Saya juga baru dengar dari orang lain, panggilan dan surat resmi juga belum ada," ujarnya dilansir dari Kompas.

Dwi sendiri juga sempat berbicara mengenai toleransi. Menurutnya selama ini ia hidup di tengah keluarga yang beragam "Kalau soal toleransi, jangan ajari saya. Di sini itu semuanya Pancasilais. Keluarga saya, bude, pakde, non-Muslim biasa. Keluarga ibu saya Chinesse, keluarga suami saya juga seperti itu. Jadi batas-batas toleransi itu paham betul," imbuhnya.


Terkait dengan postingan "pahlawan kafir", Dwi mengatakan jika mayoritas pahlawan di rupiah itu beragama Islam. Namun gambar yang ditampilkan tidak sesuai dengan jati diri mereka sebagai muslim dan tidak sesuai realitas.

Dwi sendiri menegaskan tidak akan menghapus postingannya itu. menanggapi komentar negatif yang diterimanya, wanita berhijab ini justru menganggapnya sebagai bentuk perhatian.

"Ini komitmen saya sendiri. Saya tidak pernah menghapus tweet, saya tidak pernah menghapus komen orang, dan saya tidak pernah nge-block," tegasnya. "Bully itu pun wujud bentuk perhatian. Misalnya pun mereka meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan biaya untuk mem-bully saya, saya hargai, cuma tidak semuanya saya tanggapi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!