PM Israel, Benjamin Netanyahu diduga menerima dana bantuan politik dari pengusaha.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 Desember 2016 - 18:23 WIB
WowKeren - Kasus korupsi tampaknya menjadi masalah yang dihadapi oleh hampir semua negara, tidak terkecuali Israel. Baru-baru ini muncul kabar yang menyebutkan jika Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akan segera diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi yang menyeretnya.
Netanyahu dicurigai menerima "donasi politik" dari dua pengusaha, Israel dan asing. Namun ia tidak melaporkannya kepada Negara.
Mengutip Channel 2, pihak kepolisian Israel telah diketahui telah menyelidiki kasus ini sejak 8-9 bulan lalu. Mereka juga telah meminta keterangan dari sekitar 50 orang.
Pihak kantor PM Israel sebelumnya telah membantah kabar tersebut. Namun dalam pernyataannya baru-baru ini, Netanyahu sempat mengaku menerima uang dari pengusaha Perancis, Arnaud Mimran. Kantor PM sempat menjelaskan jika Mimran memang memberikan kontribusi sebesar USD 40 ribu (sekitar Rp 538 juta) pada 2001.
Saat itu Netanyahu masih belum memegang jabatan publik dan uang itu disebut sebagai biaya aktivitas publik dan kunjungan ke luar negeri untuk mempromosikan Israel. Mimran sendiri telah dijatuhi vonis 8 tahun penjara di Perancis atas kasus penipuan yang melibatkan izin emisi karbon dan pajak senilai 283 juta Euro (sekitar Rp 4 triliun).
Sementara itu, kasus korupsi dan nepotisme juga menjerat Presiden Korea Selatan, Park Geun Hye. Bahkan akibat hal tersebut, Presiden Park terpaksa dimakzulkan oleh mayoritas anggota parlemen.
(wk/)