Gelar Prarekonstruksi, Perampok Pulomas Hanya Butuh 16 Menit untuk Beraksi
Nasional

Yus Pane mengungkap rentetan kejadian saat ia dan komplotannya melakukan perampokan di rumah Ir. Dodi di Pulomas.

WowKeren - Pihak kepolisian terus mengembangkan penyelidikan atas perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Jumat (6/1), mereka menggelar prarekonstruksi dengan pelaku Yus Pane.

Dari hasil prarekonstruksi diketahui jika pelaku melakukan aksinya itu hanya dalam waktu hitungan menit. Mulai masuk, menyekap, menjarah barang hingga keluar dari rumah itu mereka membutuhkan waktu 16 menit.

"Total ada 16 menit untuk masuk ke rumah dan keluar dari rumah itu. Mereka masuk sekitar pukul 14.26 WIB dan keluar pukul 14.42 WIB," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur.

Para perampok itu tiba di rumah Ir. Dodi naik Ertiga sewaan dengan pelat nomor palsu. Yus Pane adalah yang pertama turun dan memasuki pagar rumah yang tidak terkunci. Ia kemudian menodong Tarso, sopir Dodo menggunakan airsoft gun berbentuk pistol dan memerintahkan pria itu membuka pintu garasa.


Para pelaku itu kemudian mengumpulkan para penghuni rumah itu di ruang tengah dan menodong mereka dengan pistol. Yus Pane kemudian naik ke lantai dua dan menemukan putri Dodi, Diona di salah satu kamar. Ia kemudian menyeret gadis itu dan memukulinya dengan pistol sebelum memasukkan ke kamar mandi juga.

Ia kemudian menggasak uang Rp 1 juta di kamar Dodi usai ditunjukkan oleh putri Dodi, Gemma. Saat kembali ke lantai bawah ia menemukan Yanto, supir Dodi lainnya tiba dan merokok, tak mengetahui ada perampokan. Namun, Yanto segera ditodong oleh Alfins dan kemudian dimasukkan ke kamar mandi juga oleh Ramlan.

Usai menjalankan aksinya, mereka segera keluar rumah, namun saat itu Dodi justru baru tiba dengan mengendarai mobil Jazznya. Sang pemilik rumah itu kemudian ditodong pistol dan digiring untuk masuk ke kamar mandi juga.

Pelaku kemudian meninggalkan rumah itu pada pukul 14.42. Para korban sendiri baru ditemukan sekitar pukul 10.10 keesokan harinya. Dari 11 orang yang disekap di kamar mandi, enam orang tewas lantaran kehabisan oksigen, sedangkan lima lainnya sempat kritis.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!