'Kepleset' di Yogya, Garuda Serahkan KNKT Ungkap Penyebab Teknis
Nasional

Apa saja yang bisa diungkap dari hasil penyelidikan KNKT atas insiden tergelincirnya pesawat Garuda itu?

WowKeren - Tergelincirnya pesawat Garuda GA258 tujuan Jakarta-Yogyakarta saat akan mendarat di bandara Adisutjipto, Rabu malam, 1 Februari, menjadi sorotan publik saat ini. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.50 WIB itu bermula saat pesawat yang akan mendarat keluar landasan dari arah runway 09. Pesawat Garuda itu mengangkut 119 penumpang dan 8 awak pesawat serta pilot sehingga total 127 orang. Tidak ada korban cedera dalam insiden tersebut.

District Manager Garuda Indonesia Yogyakarta Supriyono mengatakan, kemungkinan penyebab pesawat tergelincir adalah faktor cuaca. Ketika melakukan pendaratan, hujan deras melanda areal bandara. Saat ini mereka menunggu hasil dari KNKT untuk penyebab pasti tergelincirnya pesawat tersebut. "Kemungkinan cuaca buruk, tetapi selanjutnya menunggu hasil dari KNKT," kata Supriyono.


Ikut menambahi keterangan tersebut, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novian Samyoga mengatakan, saat pendaratan pesawat ini menggunakan runway 09, visibility 2.000 meter, dan kecepatan angin 6-10 knott. "Jadi masih masuk dalam parameter dan landing, keluar landasan karena hal tertentu," ujarnya dalam jumpa pers.

Lokasi tergelincirnya Garuda sekitar 1.500 meter dari pertama kali landing sampai posisi tergelincir. Pesawat Garuda landing dari barat ke timur dan tergelincir ke utara.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait