Presiden Jokowi heran dirinya dikaitkan dengan penyadapan dan juga kasus penistaan agama Ahok.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 Februari 2017 - 12:38 WIB
WowKeren - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencurigai jika percakapannya dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'aruf Amin telah disadap. Apalagi setelah pihak kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jika mereka memiliki bukti.
Menurut SBY, jika penyadapan itu terbukti benar maka itu adalah suatu tindak kejahatan dan ilegal. Dalam pernyataannya, SBY juga sempat menyebut Presiden Joko Widodo. "Kalau ternyata yang menyadap institusi negara, maka bola ada di Bapak Jokowi," ujar SBY.
Menanggapi namanya yang ikut disebut-sebut oleh SBY, Jokowi justru merasa heran. Pasalnya ia merasa tidak terlibat dalam urusan ini. Sang presiden menyarankan agar SBY dan pihak terkait lainnya untuk mengklarifikasinya langsung pada Ahok.
"Itu kan isu pengadilan dan yang berbicara itu kan Pak Ahok dan pengacaranya Pak Ahok. Iya kan? Lah kok barangnya digiring ke saya? Kan enggak ada hubungannya," ujar Jokowi. "Yang berbicara itu, tanyakan saja. Tanyakan saja ke yang bicara. Jangan barangnya dibawa ke saya."
Seperti diketahui, pengacara Ahok sempat membahas mengenai telepon antara SBY dengan Ketua MUI dan kaitannya dengan Fatwa MUI. Namun, pihak SBY sendiri membantahnya dan mengatakan jika percakapan mereka sama sekali tidak membahas kasus penistaan agama yang menjerat Ahok.
(wk/)