Ini alasan Gedung Putih menangkap dan memborgol seorang bocah lima tahun di bandara.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 Februari 2017 - 16:30 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar adanya anak berusia lima tahun yang ditangkap dan diborgol di internasional Dulles, Washington DC. Peristiwa itu disebut-sebut sebagai imbas dari kebijakan pembatasan imigran dan pengungsi dari sejumlah negara muslim yang dikeluarkan oleh Donald Trump.
Menanggapi kabar tersebut, Gedung Putih akhirnya angkat bicara. Sekretaris Trump, Sean Spicer membenarkan mengenai hal tersebut dan mengaku pihaknya sama sekali tidak menyesal.
Ia mengklaim jika bocah itu bisa saja membawa ancaman. "Adalah sebuah kesalahan untuk membuat asumsi jika seseorang tidak berbahaya hanya dari gender ataupun usianya," ujar Spicer.
Berdasarkan pemberitaan dari media diketahui jika bocah tersebut terbang ke Amerika bersama keluarganya yang lain. Ia baru bisa bertemu dengan ibunya setelah lima jam menunggu.
Senator dari Partai Demokrat Chris Van Hollen memastikan jika anak itu adalah warga negara AS. Ia tinggal bersama ibunya yang berasal dari Iran di Maryland.
Seperti diketahui, kebijakan imigran dan pengungsi dari sejumlah negara muslim yang dikeluarkan Trump beberapa waktu lalu menuai kecaman dari sejumlah pihak. Tidak sedikit warga AS yang turun ke jalan melakukan demonstrasi untuk memprotes peraturan itu.
(wk/)