Apa saja tuntutan ormas Islam yang berencana menggelar aksi pada 21 Februari mendatang?
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Februari 2017 - 09:47 WIB
WowKeren - Massa dari ormas Islam akan kembali menggelar aksi. Kegiatan yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) itu rencanakan akan dilaksanakan pada Selasa (21/2).
Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath mengatakan jika aksi tersebut akan dimulai sejak pagi hari. "Acaranya pagi jam 08:00 WIB. Kalau tuntutan kita sudah dipenuhi, zuhur juga sudah selesai. Tapi kalau belum, kami akan aksi sesuai aturan yang berlaku, yaitu pukul 18:00 WIB," ujarnya dilansir dari Liputan.
Berdasarkan penuturan Al Khaththath diketahui jika tuntutan massa pada aksi 212 tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Permintaan mereka masih berkaitan dengan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan juga kriminalisasi terhadap ulama.
"Tuntutan minimal dua, terkait kasus penistaan agama kita minta terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar ditahan. Kemudian kita minta kepada Menteri Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo) segera memberhentikan Ahok, karena statusnya sebagai terdakwa," imbuhnya. "Kita juga minta kepada DPR agar meminta kepada penegak hukum untuk menyetop kriminalisasi terhadap ulama."
Lebih lanjut, Sekjen FUI itu mengatakan jika jumlah peserta kali ini diprediksi akan mencapai 5 ribuan orang. Ia berharap pihak DPR akan menerima perwakilan aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka.
"Estimasi kita harap sama dengan kegiatan di Istiqlal. Sekitar 5 ribuan peserta. Para peserta nanti dari Jakarta. Tapi daerah juga sudah ada konfirmasi, seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera," terang Al Khaththath. "Kita minta DPR apapun, siapa pun di DPR terlebih para pimpinan untuk menerima wakil dari para pengunjuk rasa. Karena kita datang ke wakil rakyat, salurannya ke sana supaya tidak jadi anarkisme."
(wk/)