Soal WNI Serang Rombongan Raja Salman di Malaysia, Begini Kata Kapolri
Nasional

Begini tanggapan Kapolri soal penangkapan WNI yang diduga terlibat aksi teror yang menyasar rombongan Raja Salman.

WowKeren - Selasa (7/3), pihak otoritas Malaysia mengungkapkan telah menangkap 7 orang yang diduga akan melancarkan serangan. Serangan itu ditujukan untuk rombongan Raja Arab Salman bin Abdulaziz al-Saud saat berkunjung di Malaysia. Diantara tujuh orang tersebut, satu diantaranya adalah seorang Warga Negara Indonesia.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Tito Karnavian pun membenarkan mengenai penangkapan itu. Menurutnya, orang yang ditangkap kepolisian Malaysia terkait dugaan perencanaan aksi teror kepada rombongan Raja Salman. "Informasi memang ada rencana," kata Tito dilansir dari Tribunnews, Rabu (8/3).

Selain itu, Tito menjelaskan bahwa WNI tersebut telah sengaja bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Malaysia untuk melakukan aksi teror. "Dia bergabung dengan kelompok di sana (Malaysia)," ungkap Tito.


"Jadi, jaringan ini bukan jaringan lokal Indonesia atau lokal Malaysia saja, tetapi sudah menjadi koneksi tingkat regional," jelas Tito. Untuk itu, pihak kepolisian Indonesia sudah melakukan koordinasi dengan pihak Malaysia melalui kuasa hukum Liaison Officer (LO).

Sementara itu, Raja Salman berkunjung ke Malaysia pada 26 Februari lalu bersama sekitar 600 anggota rombongan. Beruntung karena aksi teror itu tak terlaksanakan karena ketujuh orang itu telah ditangkap dalam sejumlah penggerebekan terpisah pada 21-26 Februari.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait