Cuek Konten Gay, Luna Maya Lebih Fokus Nilai Feminis di 'Beauty and the Beast'
Film

Seperti ini pendapat Luna Maya soal konten gay dalam film 'Beauty and the Beast' Emma Watson.

WowKeren - Film live action "Beauty and the Beast (2017)" sedang tayang di Tanah Air. Rupanya, berbagai isu terkait konten gay dalam film yang dibintangi Emma Watson itu masih ramai diperbincangkan.

Para selebriti Indonesia pun ikut berkomentar soal konten yang dinilai kurang pantas bagi sebagian orang itu, sebut saja Chelsea Islan dan Luna Maya. Namun senada dengan Chelsea Islan, Luna mengaku tidak mempermasalahkan karena bukan hal tersebut yang ingin ditonjolkan dalam filmnya.


"Enggak apa-apa, lah, is that something wrong with that? It’s okay, it’s love (Ada yang salah dengan itu? Nggak apa-apa, itu kan cinta)," tutur Luna Maya beberapa waktu lalu. "It is wrong or right, when it comes from love, it’s just beautiful. As long as they do it properly, for me (Itu salah atau benar, ketika itu datang dari cinta, indah saja. Selama mereka melakukannya dengan baik, buatku...) enggak ada yang salah."

Lebih lanjut, mantan kekasih Ariel itu mengatakan ia menyoroti masalah lain dalam film "Beauty and the Beast". Menurutnya, film ini sarat akan feminisme dan begitu pula film besutan Disney lainnya.

"Semua film Disney’s princess feminis, deh. Lebih ke pesannya saja, 'Cinderella' lebih begini, 'Beauty and the Beast' begini, mungkin 'Sleeping' Beauty gimana," imbuh Luna. "Tiap princess itu punya myth yang berbeda-beda, tapi intinya feminisme semua."

(wk/)

You can share this post!