Begini respons tegas Ahok ketika namanya ikut terseret dalam kasus korupsi e-KTP.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 April 2017 - 09:55 WIB
WowKeren - Mantan anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, sempat mengungkap di persidangan bahwa semua anggota Komisi II DPR menerima aliran dana korupsi e-KTP. Menanggapi hal itu, calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang juga termasuk di dalamnya memberi pernyataan tegas. Ahok mengatakan bahwa ia tidak pernah menerima aliran dana korupsi e-KTP sepeser pun saat berada di Komisi II DPR RI.
Menurut Ahok pernyataan tersebut bisa saja berisi daftar nama anggota Komisi II, bukan daftar penerima dana. "Mungkin saja list-nya semua terima. Tapi, kan enggak pernah berani kasih ke aku. Orang gue uang perjalanan dinas aja gue balikin," tandasnya saat ditemui di Kawasan Gandaria Selatan, Rabu, 5 April 2017.
Kendati begitu, Ahok mengatakan tidak tahu mengenai siapa saja anggota Komisi II yang menerima uang korupsi E-KTP. "Gue enggak tahu. Pasti dong kalau dia bagi ke semua Komisi II, atas nama saja kan. Pasti hitungannya semua komisi," ujarnya. Ahok membenarkan bahwa ada pembagian 'kue' e-KTP, namun ia menegaskan pihak pembagi tidak akan berani memberikan bagian padanya.
"Persoalannya, anggota komisi berani kasih ke gue enggak? Kalo lu kasih gue, pasti gue laporin," tegasnya. "Sekarang lu bayangin, lu temen gue nih. Kita perjalanan dinas tiga hari terus perjalanan dipalsuin lima hari, gue ngamuk-ngamuk, sampai dua hari gue balikin (duit dinas). Lu sebel enggak sama gue? Perjalanan dinas aja enggak gue ambil, duit enggak jelas kasih ke gue. Lu berani enggak kasih ke gue? Kalo gue bocorin?," seru Ahok.
(wk/)