Begini jawaban Ahok menanggapi keluhan warga terkait kemacetan parah di kawasan Pancoran.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 April 2017 - 11:40 WIB
WowKeren - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diketahui tengah membangun flyover atau jembatan layang di kawasan Pancoran. Namun, akibat proyek tersebut kemacetan bertambah parah hingga membuat banyak warga mengeluh.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan jika hal itu wajar saja. Sebelum memulai proyek ia mengaku telah diberi peringatan oleh konsultan mengenai kemacetan yang akan terjadi.
"Katanya, kalau Bapak bangun sekaligus, macetnya bisa 80 persen. Kalau Bapak pilih satu-satu, macetnya 30 persen, Bapak pilih yang mana," ujar Ahok baru-baru ini.
Dengan berbagai pertimbangan, Ahok memutuskan untuk membangunnya sekaligus. Mengingat jika setengah-setengah prosesnya bisa memakan waktu hingga 10 tahun. Meski keputusan ini dinilai bisa berdampak politik, Ahok tetap pada keputusannya.
"Saya pilih, potong sekaligus. Macetnya jadi 80 persen, macet di Pancoran dan terowongan bawah, tapi paling satu dua tahun selesai," jelasnya. "Orang Jakarta juga sudah biasa mengalami kemacetan, yang penting dua tahun selesai, jadi plong. LRT juga sama, kami tidak mau tunda."
Lebih lanjut, Ahok menuturkan jika siapapun yang menjadi Gubernur nanti bisa menikmati hasilnya. Cagun DKI ini mengatakan jika, terpilih atau tidak adalah masalah belakang. Baginya yang terpenting adalah mengatasi masalah yang ada di Jakarta.
"Makanya saya katakan, siapa pun yang terpilih menggantikan kami, dia keenakan tuh tinggal resmikan saja. Semuanya tinggal resmi, resmi, resmi. Tapi kita kan bukan masalah kepilih atau enggak kepilih, kita bicara mengatasi masalah atau tidak," pungkas Ahok.
(wk/)