Ini faktor yang dinilai mempengaruhi jumlah investasi Raja Salman di Indonesia lebih sedikit dibanding Tiongkok.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 15 April 2017 - 18:58 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo sempat membahas tentang investasi Raja Salman di Tiongkok yang jumlahnya lebih besar dibandingkan di Indonesia. Jokowi mengaku sedikit kecewa karenanya.
Namun, dalam pernyataanya baru-baru ini Jokowi mengatakan jika ucapannya itu hanya bercanda. Meski begitu sang presiden mengatakan jika itu bisa menjadi salah satu bahan instropeksi tersendiri.
"Itu kan kita sampaikan dalam forum yang santai dan cair, guyonan. Tapi apapun, memang investasi di Tiongkok lebih besar dan itu harus menjadi instropeksi kita, koreksi kita, kenapa kita tidak bisa meraih jumlah yang lebih," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi ada beberapa hal yang menjadi penyebab Raja Salman enggan berinvestasi lebih banyak di Indonesia. Diantaranya adalah kemudahan usaha dan kepastian hukum. Jika hal tersebut diperbaiki tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menerima investasi lebih banyak.
"Kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rangking 91, masalah kepastian hukum yang mungkin juga masih perlu diperbaiki, banyak hal," jelas Jokowi.
Seperti diketahui, dalam kunjungannya selama beberapa hari di Indonesia, Raja Salman menandatangani investasi senilai Rp 89 triliun. Namun jumlah itu kalah jauh dibandingkan Tiongkok yang mencapai Rp 870 triliun.
(wk/)