Jadi tuan rumah ajang Hari Pers Sedunia, Jokowi menyampaikan dampak besar ini dari kebebasan pers di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Mei 2017 - 11:02 WIB
WowKeren - Indonesia baru saja menjadi tuan rumah dalam ajang Hari Pers Sedunia, Guillermo Cano World Press 2017, Rabu 3 Mei 2017, di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan. Presiden Joko Widodo yang memberi sambutan dalam perhelatan akbar ini, mengatakan bahwa Indonesia telah menjadi 'rumah' bagi kebebasan pers.
"Saya ucapkan selamat datang di rumah jurnalisme paling bebas dan bersemangat di dunia," sambutnya ketika memberikan kata pengantar di ajang penyerahan Guillermo Cano World Press 2017. Lantas, bagaimana pandangan jokowi terhadap kebebasan pers di negeri yang dipimpinnya ini?
Baginya, takkan ada demokrasi dan kemajuan di Indonesia tanpa kehadiran jurnalis. Kebebasan pers disebutnya melahirkan Indonesia yang kuat dan dinamis.
Seiring dengan berjalannya kebebasan pers, Jokowi memaparkan bagaimana perkembangan ekonomi dan pembangunan di Indonesia kian maju pesat. Sejak krisis keuangan di Asia pada 1997, Jokowi meyakinkan bahwa perekonomian negeri ini telah bertumbuh sebesar 300%.
Dalam aspek politik dan pemerintahan, ada demokrasi yang berjalan baik. Terlihat dari Pemilu yang menghasilkan empat pemimpin berbeda dalam 20 tahun terakhir. "Indonesia tidak akan bisa semaju ini tanpa pers yang bebas, tanpa teman-teman media," ujarnya kepada hadirin.
(wk/)