"The Breakup Shop" dibikin oleh dua saudara asal Kanada Evan dan Mackenzie Keast pada November 2015.
- Tim WowKeren
- Selasa, 09 Mei 2017 - 10:53 WIB
WowKeren - Punya kekasih tapi udah ngerasa nggak nyaman? Ingin memutuskan hubungan namun enggan. Tetapi kalau dilanjutkan, kamu merasa tersiksa? Sewa orang saja untuk memutuskan kekasihmu. Ada jasa seperti itu? Ada.
Salah seorang yang sudah menggunakannya adalah Trevor Meyers. Pria 28 tahun ini sudah beberapa kali meminta bantuan "The Breakup Shop" untuk memutuskan hubungannya dengan kekasihnya.
"Saya merasa lebih mudah bila orang lain melakukan hal-hal yang aneh seperti memutuskan hubungan saya dengan pacar," kata Meyers yang tinggal di Kanada.
Saking puasnya dengan layanan "The Breakup Shop", Meyers menggunakan jasa berbayar mereka lebih dari sekali. "Saya pikir, ini sangat simple. Dan saya bersyukur ada layanan seperti itu sekarang."
"The Breakup Shop" dibikin oleh dua saudara asal Kanada Evan dan Mackenzie Keast pada November 2015. Ide situs itu tercetus saat Mackenzie "dihantui" wanita. Maksudnya, Mackenzie tetap dibayangi seseorang yang dulu pernah kencan dengannya namun mereka nggak pernah benar-benar putus.
"Kekasih Mackenzie itu berhenti menerima SMS dan telepon. Hilang begitu saja. Dia tidak berani mengungkapkan kata pisah dengannya," kata Evan.
The Breakup Shop pun di launching. Harga jasa yang mereka tawarkan beragam. Mulai Rp 58 ribu untuk SMS atau e-mail sampai Rp 780 ribu untuk "Boks Hadiah Putus" yang bisa berisi wine dan biskuit.
Isi pesannya memang bisa disesuaikan dengan klien. Namun Evan menegaskan kalau mereka tak ingin pesan tersebut terlalu kasar atau buruk. Hanya dalam 18 bulan, mereka terbukti sudah memutuskan ratusan hubungan.
Dijelaskan Evan, beberapa orang awalnya memang nggak terlalu nyaman dengan ide The Breakup Shop. Tetapi semuanya berubah. "Kita hidup di dunia komunikasi cepat. Semua hal terjadi dengan langsung dan tetiba. Ini adalah bagaimana generasi ini berkomunikasi."
(wk/)