Video Parodi Lagi-Lagi Tuai Kontroversi, Deddy Corbuzier Minta Maaf
Selebriti

Deddy Corbuzier akhirnya buka suara usai video parodi ini dituding sindir aksi bela Islam. Simak berikut ini...

WowKeren - Deddy Corbuzier belakangan ini memang sering membuat berbagai video parodi di media sosial. Bukan hanya "sindiran" untuk artis, Deddy juga sering menyelipkan berbagai isu sosial dalam setiap video parodinya. Seperti belum lama ini, Deddy membuat video parodi bersama komika, Sakdiyah Ma'ruf.

Dalam video itu, Deddy membahas soal wawancara kerja Sakdiyah bersama Chika Jessica. Video itu dibuka dengan pertanyaan Chika seputar nama dan juga keahlian Sakdiyah. Mantan kekasih Dwi Andhika ini sempat menyebut Sakdiyah sebagai keturunan Arab yang langsung dibantah oleh komika berhijab itu. "Kayaknya mba-nya salah deh. Saya keturunan Timur Tengah," ujar Sakdyiah.

Obrolan keduanya pun berlanjut hingga Chika membahas soal orang yang open minded. "Kita enggak cuma butuh orang yang pintar saja mba. Kita juga butuh orang yang open minded. Kalau menurut saya, mba ini kayaknya," ujar Chika ragu-ragu.

"Mba nganggap saya ekstrimis? Enggak kok mba, saya enggak ekstrimis, saya masih suka Sari Roti," jawab Sakdiyah. Rupanya pernyataan ini dinilai menyindir aksi bela Islam yang dilakukan pada 2016 lalu. Dimana aksi itu berimbas pada pemoboikotan Sari Roti yang juga dinilai telah menyindir umat Islam saat itu.


Tak ingin bertambah panas, Deddy pun menghapus video parodi tersebut. Mantan suami Kalina Oktarani itu pun meminta maaf. Ia menjelaskan bahwa tidak ada maksud dari siapapun untuk menghina pihak manapun. Pemandu acara "Hitam Putih" itu juga menyayangkan video ini bisa mengubah pola pikir orang-orang terdekatnya.

"Mengapa di hapus postingan dengan #SakdiyahMaruf? Pertama kami mohon maaf bila komedi dari #sakdiyahmaruf tidak sesuai pada semua kalangan (Not blaming her at all here)," tulis Deddy. "Dan TIDAK ada satupun tujuan dari siapapun untuk menghina Agama apapun. Video postingan tersebut sudah lama menjadi bahan stand-up beliau yg dibawakan oleh beliau dengan ide beliau. Tanpa disadari hal ini membuat perpecahan di Komen IG saya."

"Bukan hanya itu namun sedihnya hal ini berefek bahkan pada orang2 terdekat saya yang tiba-tiba berubah pola pikirnya. Dan ini mengejutkan, komedi dibuat seperti sebuah Lukisan Karikatur, dimana kita tertawa pada sebuah fenomena yg benar atau salah," imbuhnya. "Namun karena Bahan Sakdiyah Maruf ternyata menjadi provokasi bahkan di orang terdekat saya, maka saya pikir sebaiknya dihapus apalagi di bulan suci Ramadhan dimana saudara-saudara kita sedang berjuang menahan emosi. Jadi kami mohon maaf bila Komedi dari Sakdiyah ternyata tidak sesuai untuk semua kalangan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait