Begini kronologi kejadian napi kabur membawa mobil tahanan Kejari Depok yang banyak diperbincangkan di media sosial.
- Tim WowKeren
- Jumat, 23 Juni 2017 - 08:15 WIB
WowKeren - Baru-baru aksi menegangkan tahanan, Ari Wicaksono yang mencoba kabur dengan membawa mobil tahanan Kejaksaan Negeri Depok tengah ramai diperbincangkan. Kabarnya ia mencoba melarikan diri setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (22/6).
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono diketahui jika Ari merebut kemudi dari Togar, saat ia berhenti untuk membeli minuman di pinggir jalan. Togar yang panik langsung berteriak dan membuat Ari lepas kendali.
"Pada saat pengemudi turun, dia berontak lanjut keluar dari dalam mobil dan mengambil alih kemudi dan melarikan diri," ujar Argo. "Saat dikejar, dia balik arah, kemudian menyeberang dan mobil yang dikemudikannya melawan arah."
Demi menghindari kejaran polisi yang tiba di lokasi, Ari terus melajukan mobilnya melawan arah di Jalan Juanda, Depok. Ia bahkan sempat membanting setir dan menabrak beberapa mobil lainnya. Namun aksi menegangkan itu berakhir setelah ia menabrak Mistsubishi Grandis.
Akibat aksi nekatnya tersebut, sejumlah mobil mengalami kerusakan. Ari bahkan sempat hampir dihakimi masa, namun berhasil diselamatkan oleh pihak Kepolisian. Sejumlah korban dari aksi pelarian tersebut kemudian meminta pertanggungjawaban dari pihak Kejari Depok.
Maemunah salah satu korban mengatakan jika dirinya sempat berupaya melaporkan kecelakaan ke Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok. Ia kemudian diminta menunggu pihak Kejari. Namun, meski ditunggu-tunggu pihak Kejari tidak kunjung datang.
"Kami ini korban. Rumah saya jauh. Ada dua orang anak saya bersama saya. Sampai jam 21.30 ini kami tidak bisa bertemu pihak Kejaksaan Negeri Depok untuk meminta pertanggungjawaban," ujar Maemunah dilansir dari Tribunnews. "Sudah jadi korban. Kami diperlakukan seperti pingpong. Dimana pertanggungjawaban Kejari Depok?"
(wk/)