Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan jika pemeriksaan di bandara adalah hal yang wajib.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Juli 2017 - 09:50 WIB
WowKeren - Kasus kekerasan yang menimpa seorang petugas di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara sempat menghebohkan masyarakat. Pelaku yang mengaku sebagai istri jenderal polisi menampar Aviation Security Service (Avsec) lantaran tak terima diminta melepas jam tangannya.
Peristiwa tersebut tampaknya juga menjadi perhatian Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Baru-baru ini, Jenderal Tito mencoba seolah memberikan contoh dan pelajaran sikap saat menjalani pemeriksaan di bandara untuk jajaran kepolisian dan keluarganya.
Minggu (9/7), saat akan memasuki Bandara Sam Ratulangi, Manado Tito dengan santai melewati semua pemeriksaan dari petugas termasuk melepas jam tangannya. Ia juga menegaskan jika pemeriksaan itu harus dijalani oleh semua orang, meski pejabat sekalipun.
"Dan itu pun berlaku untuk semua pejabat, tidak terkecuali ibu Joice merupakan istri pejabat dan harus diberlakukan seperti masyarakat lainnya," jelasnya.
Tito sendiri mengatakan jika dirinya sengaja datang untuk menunjukkan jika pemeriksaan yang dilakukan memang sesuai prosedur. Menurutnya langkah itu diperlukan demi menjaga keamanan salah satunya untuk mengantisipasi tindakan terorisme.
"Saya memang sengaja datang langsung dan melewati pemeriksaan di pintu X-Ray untuk membuktikan proses pemeriksaan itu sudah benar dilakukan atau tidak, apalagi hal itu sudah diatur di dalam peraturan Menteri Perhubungan yang berlaku," terangnya. "Saya memang memberi contoh kepada petugas dan kalaupun diminta melepaskan jam tangan, ikat pinggang harus diikuti, kalau semua diperiksa semua clear tidak ada barang-barang yang berbahaya jadi harus steril."
Lebih lanjut, Tito juga mengimbau petugas bandara untuk bersikap tegas, namun sopan dan ramah saat melakukan pemeriksaan. Sikap Kapolri itu menuai pujian dari banyak pihak.
(wk/)