Koleksi Tas Mewah Bos First Travel Disita Polisi, Anniesa Hasibuan: Semua Barang Palsu
Nasional

Berikut penuturan kuasa hukum Anniesa Hasibuan perihal tas mewah yang disita polisi.

WowKeren - Penyidik Bareskrim Polri kembali menyita aset milik Bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Kali ini, polisi menyita koleksi tas mewah milik Anniesa yang diduga dibeli dengan uang jemaah.

Penyidik tidak menyebutkan merek tas tersebut. Pihaknya hanya mengatakan harganya ratusan juta. "Ini kan harganya ratusan juta, jadi kita sita karena diduga dibeli dari uang jemaah,” papar penyidik mengutip Jawa Pos, Kamis (14/9).

Namun Kuasa Hukum Andika dan Anniesa, Deski MK mengatakan tas tersebut bukan merupakan tas asli melainkan tas KW alias palsu. Sesuai keterangan kliennya, tas tersebut dibeli melalui online.

"Tas Hermes, satu milik Anniesa, tapi itu KW," ujar Deski. "Katanya (Anniesa) beli via online (dari) Hong Kong (seharga) di bawah Rp 5 juta. Ada surat-suratnya memang, barang KW juga ada suratnya."


Selain tas, kata Deski, belum ada aset baru lainnya yang disita polisi. "Enggak ada sepatunya dan berlian juga belum ada (yang disita). Barangnya (tas yang disita) KW semua," imbuhnya, mengutip Berita Satu, Rabu (13/9).

Meski telah menyangkal, polisi tidak lantas percaya begitu saja dengan keterangan Anniesa. Pihaknya akan meminta pendapat ahli tas mewah untuk mengetahui kualitasnya asli atau tidak.

Anniesa dan Andika sendiri sebelumnya diklaim tidak menunjukkan sikap kooperatif selama proses pemeriksaan. Mereka sering kali mengaku lupa saat ditanya tim penyidik Bareskrim Polri.

Menanggapi hal itu, Deski menjelaskan bahwa kliennya bukan tidak kooperatif, melainkan bingung karena mereka tidak mengurus semua asetnya. "Yang urus ada karyawan juga, jadi ini kita kerja sama dengan pihak kepolisian mencari apakah ada kebocoran di karyawan. Jadi seperti itu ya," terang Deski.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!