KPI Tegur 'OVJ' Tayangkan Andhika Pratama Jadi Inul, Ini Tanggapan Trans7
TV

Bagaimana tanggapan pihak Trans7 usai 'Opera Van Java' mendapat teguran dari KPI?

WowKeren - Program acara komedi "Opera Van Java baru saja mendapat surat peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena menayangkan lakon pria berpenampilan selayaknya seorang wanita. Pada tayangan 5 September lalu itu, Andhika Pratama memang berdandan cantik menjadi pedangdut Inul Daratista.

Pihak Trans7 selaku stasiun TV yang menayangkan "OVJ" menyatakan telah menerima surat peringatan tersebut. "Bentuk komunikasi kita dengan KPI ada komunikasi langsung, peringatan, teguran, memang mekanismenya biasa begitu," kata Anita Wulandari, Kepala Divisi Public Relations, saat dihubungi, Senin (18/9) dilansir Kompas.

Trans7 menilai tayangan "OVJ" kala itu selayaknya seni ludruk yang menampilkan keahlian lakonnya memerankan tokoh apapun. Selain itu, Trans7 juga menganggap lakon pria berpenampilan wanita seperti yang ditayangkan "OVJ" tersebut tidak memuat pelecehan.


"Sebenarnya terkait P3SPS pasal 15 ini pernah kita diskusikan. TV bagaikan panggung peran, misalnya kalau seni ludruk, laki-laki berperan sebagai wanita, justru keahlian mereka kan diuji di situ, harus memerankan sesuatu," ucap Anita. "Yang tidak boleh menurut P3SPS pasal 15 apabila peran tersebut kemudian menimbulkan pelecehan sementara kita review tidak ada penghinaan," katanya.

Kendati mendapat peringatan dari KPI, pihak Trans7 menerimanya dengan baik. Nantinya, Trans7 akan melakukan evaluasi usai turunnya surat peringatan dari KPI.

"Kita sih akan jadi evaluasi secara internal dan sudah kita lakukan. Kita langsung diskusi. Nanti kita akan menunggu waktu," ungkap Anita. "Ini baru banget kan teguran ini. Kita belum ketemu lagi. Biasanya akan ada diskusi. Kalau dari tim produksi Trans7 sudah tidak ada penghinaan. Nanti enggak apa-apa kita tetap adakan diskusi dan review bersama (KPI)," imbuhnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!