Virus 'WannaCry' Menyebar ke Seluruh Dunia, AS Kecam Korea Utara
Dunia

Virus tersebut disebut-sebut telah menyerang banyak institusi di Amerika Serikat. Pihak AS pun menuding Korut.

WowKeren - Amerika Serikat secara terbuka menyalahkan Korea Utara atas menyebarnya virus malware WannaCry yang melanda dunia. Virus cyber ini diketahui telah menginfeksi sekitar 300 ribu komputer di 150 negara.

Tom Bosset, penasihat keamanan dalam negeri Amerika Serikat,mengungkapkan bahwa virus yang menyerang institusi rumah sakit, bank dan berbagai korporasi global merupakan aksi dari Korea Utara. Pihak yang harus bertanggung jawab dalam hal ini adalah Korea Utara.

"Serangan ini meluas dan menghabiskan biaya hingga miliaran," ungkap Tom Bossert dilansir dari The Jakarta Post, Selasa, (19/12). "Korea Utara secara langsung bertanggung jawab."

Bossert menambahkan bahwa Amerika memiliki bukti atas tuduhan ini. Virus yang meretas sistem komputer ini sangat membahayakan.

"Kami tidak serta merta memberi tuduhan semacam ini, ini berdasarkan bukti," ungkap Bossert. "Gangguan ini membahayakan dan berisiko."


Di antara komputer yang terinfeksi adalah komputer di National Health Service (NHS), perusahaan telekomunikasi Spanyol dan perusahaan logistik AS. Sebelumnya, pada tahun 2014 Sony Picture Entertainment mengalami kebocoran informasi. Selain itu, sejumlah dokumen milik mereka corrupt dan mengakibatkan beberapa eksekutif diperusahaan tersebut dipecat.

Setelah mengetahui hal ini, pemerintah Amerika Serikat melakukan penyidikan intensif terhadap kelompok hacker bernama Lazarus Group, yang telah menyebarkan virus tersebut ke instansi Sony Picture Entertainment. Kelompok ini diketahui bekerja kepada pemerintah Korea Utara.

Tuduhan Amerika Serikat atas Korea Utara muncul atas kemampuan meretas Korea Utara. Selain itu negara ini juga memiliki tujuan khusus dalam program senjata nuklir yang mereka miliki.

Seperti diketahui pada Mei 2017 lalu, dunia digemparkan dengan munculnya serangan virus malware Ransomware Wanna Decryptor , atau biasa disingkat sebagai WannaCry. Negara yang terinfeksi di antaranya adalah Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Rusia, serta Indonesia.

Ransomware adalah bentuk malware yang menyerang sistem komputer dengan mengunci dengan cara mengenkripsi seluruh file, membuat file tersebut tidak dapat dibuka atau digunakan. Sistem komputer hanya dapat dibuka kecuali pengguna memperoleh kunci deskripsi dari pemilik virus yang meminta sejumlah uang tebusan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait