Simak bagaimana pendapat Prilly tentang artis alay yang belakangan ini menjadi pembicaraan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Maret 2018 - 10:14 WIB
WowKeren - Belakangan ini memang program televisi alay menjadi primadona pembicaraan dalam jagad dunia entertainment. Apalagi sejak beredarnya video Deddy Corbuzier tentang acara alay. Banyak artis yang pro dan kontra menanggapi isu tersebut.
Prilly Latuconsina, aktris cantik pemeran sinetron "Ganteng Ganteng Serigala" ini mempunyai pendapatnya sendiri. Bagi Prilly, tidak semestinya program televisi dikotak-kotakkan menjadi alay atau tidak. Harusnya masyarakat paham terlebih dahulu apa itu arti alay.
"Alay itu apa sih. Jujur aku juga enggak ngerti alay itu artinya apa kalau misalnya ada yang bisa jelasin secara spesifik alay itu apa mungkin aku bisa tanggapin," ujar Prilly seperti dilansir Detik pada Kamis (15/3). "Tapi sekarang kayaknya dikit-dikit orang dibilang alay jadi sebenarnya enggak ada yang tau artinya alay itu kayak gimana."
Menurut Prilly kategori program televisi dikatakan alay itu juga tergantung penonton. Setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing yang tentu saja berbeda.
"Penonton tv kan luas kalangannya. Mungkin menurut kalangan aku berfaedah tapi menurut kalangan lebih tua nggak berfaedah. "jelas kekasih pesinetron Maxime Bouttier tersebut. "Jadi itu tergantung penontonnya sendiri yang menilai."
Bagi Prilly, acara televisi dalam kategori alay adalah jika mengumbar aib. Ia pun memiliki cara agar tidak terjebak dalam program-program semacam itu.
"Kalau aku palingan kita harus tahu dulu apa yang benar-benar enggak bisa jadi konsumsi publik. "sambung pemain film "Danur" tersebut. "Aku misalnya enggak mau terlalu bahas soal asmara, karena asmara itu bukan sesuatu yang harus dibahas jadi konsumsi publik apalagi aku masih muda."
Prilly pun mengaku bahwa ia jarang memperhatikan program-program televisi karena sibuk. Selain masih berstatus sebagai mahasisawa, ia juga masih aktif sebagai aktris yang jadwalnya tidak kalah sibuk.
"Kebetulan karena pagi kuliah, siang ke malam itu kerja jadi benar-benar enggak pernah nonton TV apapun," tambah Prilly. "Benar-benar TV luar saja enggak apalagi nonton film Indonesia benar-benar jarang banget."
Kini prilly juga tidak mempunyai waktu untuk menonton televisi di rumah. Apalagi dia harus menyeimbangkan antara kuliah dengan kariernya.
"Ngerasain deh kalau sudah jadi mahasiswa pasti enggak ada waktu untuk nonton TV, karena tugasnya banyak dan segala macam," tukas Prilly lagi. "Aku paling tahu informasi macam-macam dari medsos aja."
(wk/)