Dinilai lecehkan syariat Islam, berbagai desakan minta maaf hingga laporan resmi ke polisi ditujukan kepada Sukmawati.
- Tim WowKeren
- Rabu, 04 April 2018 - 14:51 WIB
WowKeren - Puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri dalam acara pagelaran busana milik Anne Avantie menjadi kontroversi. Pasalnya, puisi yang dibaca oleh putri presiden pertama Indonesia tersebut dinilai melecehkan syariat Islam.
Akibat kejadian tersebut, Sukmawati pun mendapatkan berbagai kecaman hingga laporan resmi kepolisian. Sampai saat ini, tercatat ada dua laporan resmi yang sudah masuk ke Polda Metro Jaya terkait kasus puisi itu.
Laporan diajukan oleh pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat dan politikus Partai Hanura, Amron Asyhari. Kabarnya, PA 212 juga akan menggelar aksi unjuk rasa terkait puisi yang dinilai sudah melecehkan agama Islam tersebut.
Menanggapi hal ini, ketua DPR, Bambang Soesatyo, menyesalkan puisi yang dibaca oleh Sukmawati. Ia menilai bahwa puisi itu tidak mencerminkan sikap seorang panutan.
Bambang pun mendesak Sukmawati agar segera meminta maaf. Bambang sendiri meyakini bahwa puisi tersebut merupakan suara pribadi Sukmawati dan bukan sebagai suara keluarga Presiden Soekarno.
"Saya yakin itu bukan suara keluarga Bung Karno, itu adalah pribadi Bu Sukma. Menilai suatu ajaran agama dalam bentuk puisi itu sangat menyinggung sekali. Dan sebagai tokoh, kami menyesalkan, Bu Sukma tidak menunjukkan (sikap seorang) panutan." jelas Bambang di gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (4/4). "Menurut saya, yang terbaik sekarang Bu Sukma meminta maaf. Kita anggap ini tidak boleh terjadi lagi."
Terkait kontroversi yang menimpa dirinya, Sukmawati sudah angkat bicara. Ia menyatakan tidak ada unsur SARA yang terkandung dalam puisinya tersebut.
(wk/)