Komentari unggahan Kanye di Twitter, Kim sebut sang suami sangat sibuk.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 09 Mei 2018 - 09:52 WIB
WowKeren - Ajang Met Gala 2018 telah digelar pada Senin (7/5) lalu. Bertempat di The Costume Institute Metropolitan Museum of Arts, New York, para selebriti dan desainer tersohor Hollywood pun serentak menghadiri ajang tahunan tersebut.
Dalam ajang yang selalu dinantikan oleh pecinta fashion dunia ini, para selebriti pun tentunya berlomba untuk memamerkan busana terbaik. Salah satunya adalah Kim Kardashian.
Sesuai tema "Heavenly Bodies: Fashion and the Catholic Imagination", Kim tampil menarik perhatian dengan gaun emas ketat serta beberapa ornamen berbentuk salib yang ia kenakan. Tentunya gaun rancangan Versace tersebut membuat ibu tiga anak ini terlihat stunning. Namun tak seperti sebelumnya, tahun ini Kim hadir tanpa didampingi sang suami, Kanye West.
Tentunya hal ini cukup membuat publik penasaran, apalagi tahun ini sang adik yaitu Kylie Jenner hadir dengan menggandeng sang kekasih, Travis Scott. Namun tak butuh waktu lama, akhirnya teka-teki mengenai absennya Kanye terjawab usai Met Gala 2018 rampung diselenggarakan.
Awalnya, Kanye mengunggah foto Kim dalam gelaran tersebut melalui akun Twitter miliknya. Setelahnya, Kim mengomentai unggahan tersebut dan mengungkapkan bahwa sang suami absen lantaran kesibukannya menggarap album barunya.
"Aku juga mencintaimu, berharap kau ada di sini denganku tapi kau tengah menyelesaikan lima album," cuit Kim.
Kanye memang dikabarkan berisap merilis album baru usai menghilang sejak 2016 lalu di tengah penyelenggaraan tur Saint Pablo akibat kelelahan akut. Beberapa waktu lalu, pelantun "Gold Digger" tersebut sempat mengumumkan akan merilis dua album sekaligus pada bulan Juni mendatang. Sebelum pengumuman tersebut, Kanye kembali ke media sosial setelah vakum cukup lama.
Kembalinya Kanye ke dunia maya dan pengumuman album baru itu pun tak lepas dari kontroversi. Baru-baru ini, rapper berusia 40 tahun tersebut kembali menunjukkan dukungannya terhadap Presiden AS, Donald Trump. Tak hanya itu, ia juga berkomentar terkait perbudakan Afrika-Amerika yang berlangsung selama 400 tahun dan menyebutnya sebagai pilihan.
(wk/luth)